Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

cara membuat radio streaming / radio online

0 comments
Menjadi broadcaster yang menyiarkan content radio sesuai dengan yang kita inginkan ke seluruh dunia maya. Tertarik?
Sebelum membuat radio streaming anda harus memiliki Komputer pastinya dan koneksi Internet serta Winamp, Shoutcast, dan Shoutcast DSP Plugin untuk softwarenya. Ketiga software tersebut bisa kita dapatkan secara gratis di Internet (freeware) untuk versi Linux maupun Windows.

Mari Ikuti petunjuk ini :
1. Download software yang diperlukan:
2. Install dan jalankan Shoutcast Server di komputer yang ingin kita jadikan server. (Untuk instalasi di Linux cukup ekstrak file “shoutcast-1-9-5-linux-glibc6.tar.tar” dan jalankan file “sc_serv”. Tidak perlu menjadi root untuk menjalankannya).







3. Install Winamp dan Shoutcast DSP Plugin di komputer tempat kita akan mengalirkan content radio (mp3 music, dsb) ke Shoutcast Server.
4. Jalankan Winamp, kemudian klik kanan dan pilih “Options” -> “Preferences”.

5. Klik DSP/Effect di bagian Plug-ins dan pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP. Kemudian akan muncul satu window SHOUTcast Source dengan menu “Main”, “Output”, “Encoder”, “Input”.

 

6. Pilih “Output” dan klik “Connect” untuk konek ke Shoutcast server, sebelumnya perlu diperhatikan beberapa hal di bawah:
  • Cek “Address” apakah sudah sesuai dengan server anda. Pilih “localhost” apabila anda install server di tempat anda menginstall Winamp dan DSP Plugin.
  • Password default adalah “Changeme” (tanpa tanda kutip). Anda dapat mengubah setting password ini di “sc_serv.ini” atau “sc_serv.conf” yang terletak satu direktori dengan Shoutcast Server. (C:\Program Files\SHOUTcast\ untuk versi Windows)





7. Sekarang tinggal alirkan saja content (music, sound, dsb) ke Shoutcast Server. Caranya mudah, letakkan file mp3 di Winamp dan tekan tanda play, maka music anda akan ter-broadcast ke seluruh dunia maya.


8. Cek dengan menjalankan Winamp dari komputer lain dan klik kanan pilih “Play” -> “URL” dan masukkan http://serveranda:8000. Ganti “serveranda” dengan nama domain atau IP address dimana Shoutcast server diinstal dan dijalankan.





9. Pertanyaan lain yang muncul, bagaimana kalau kita ingin mengalirkan suara kita secara live? Siapkan microphone dan masukkan kabel microphone ke soundcard PC anda. Kemudian kembali ke Winamp anda, pada SHOUTcast source, pilih “Input”, kemudian ubah “Input device” dari “Winamp (recommended)” ke “Soundcard Input”. Lalu siapkan microphone di depan mulut anda, dan ucapkan “Selamat datang di Radio Internet saya yang tercinta ini”.




Anda sudah memiliki Radio Internet sendiri sekarang. Sebagai informasi tambahan, untuk membangun Radio Internet kita juga bisa menggunakan software lain selain Shoutcast, diantaranya adalah: Unreal Media Server, SAM2 Broadcaster, Pirate Radio, Peercast, Icecast, Andromeda, dsb. Konsepnya tidak jauh berbeda dengan Shoutcast, jadi bekal anda dengan 9 tahapan diatas sudah cukup untuk membuat anda mahir membangun sendiri Radio Internet.

Referensi: http://romisatriawahono.net/2006/02/01/membangun-sendiri-radio-internet/

kamera entry level, apaan sich?

0 comments




setelah bermain-main dengan kamera, maka munculah beberapa istilah yang mungkin saya tidak ketahui,, yah perlu banyak belajar lagi. cekidot deh..

Entry level adalah istilah yang dipopulerkan oleh produsen kamera untuk DSLR ekonomis produksinya. Sebutan ini sama sekali tidak merujuk pada kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera-kamera di kelas ini. Pengoperasiannya pun tidak jauh berbeda dengan DSLR kelas semi pro. Jadi saya pikir istilah entry level ini bisa jadi menyesatkan, karena orang toh bisa saja langsung membeli DSLR kelas semipro atau pro tanpa harus melakukan pengenalan dengan DSLR di kelas entry level ini.
Perbedaan signifikan dari DSLR entry level dengan kelas-kelas di atasnya adalah pada kemampuan continuous shoot atau burst rate, range shutter speed, dan kualitas material body yang berkonsekuensi pada perbedaan bobot kamera.
Kamera DSLR entry level ini dalam pengamatan saya dibagi lagi menjadi 2 kelompok, yaitu:
Budget entry level DSLR dengan harga di kisaran Rp 5jt-an, misalnya:
Canon EOS 1000D
Nikon D3000
Sony A200 dan A230
Olympus E-420
Full featured entry level DSLR dengan kisaran harga di sekitar Rp 8jt-an, seperti:
Canon EOS 500D
Nikon D5000
Sony A350 dan A380
Olympus E-520

web tourim,, tempat wisata top dunia

0 comments

nih ada salah satu web tentang tourism, traveling, tempat wisata top dunia. memberi informasi tentang wisata di dunia. silahkan saja ke webnya. lihat website...
check this out!!!

menonton TV Streaming Online Indonesia

0 comments

dengan internet segala macam intertainment dapat kita nikmati, bahkan menonton Tv. menonton TV straming khususnya di Indonesia. saya biasa nonton tv straming karena saya tidak mempunyai tv tapi mempunyai koneksi internet.

kini kita akan menonton lewat mivo.tv -Situs TV Online No.1 di Indonesia-
di sini kita dapat menonton chanel (trans tv, trans 7, sctv, indosia, TV one, mivotv, ANTV, DW- asia,arab,eropa) tapi sayang RCTI sama Global tv belum ada. but thank banget buat MIVO.






silahkan menonton.. fun watching!!!

belajar mikrokontroler

1 comments

Apa itu mikrokontroler?

®

® Mikrokontroler tersusun dari beberapa komponen, antara lain :

® CPU

® ROM

® RAM

® Timer/Counter

® Unit I/O (Serial dan Paralel)

Apa kegunnaannya?

Kegunaan dari mikrokontroler pada umumnya banyak digunakan untuk aplikasi sistem kendali atau monitoring, misalnya sebagai alat kontrol penampil tulisan, sistem pengukuran jarak jauh (telemetri), berbagai mainan anak-anak dan sistem elektronika lainnya

§ Mikrokontoler 89C51 merupakan anggota dari keluarga MCS-51 yang diproduksi oleh Intel Corp.

  • Keluarga MCS-51 terdiri atas 4 versi yaitu 8031,8051,8751, dan 8951.

§ Tipe 8031 adalah versi tanpa EPROM,

§ Tipe 8051 adalah versi dengan 4 Kbyte ROM

§ Tipe 8751 adalah versi 4 Kbyte EPROM

§ Tipe 89C51 adalah versi dengan EEPROM

  • Kode C menyatakan CMOS. Chip 89C51 disebut juga flash microcontroller.

Spesifikasi:

® Mempunyai 40 kaki atau pin

® 4 Kbyte EEPROM (Electrical Eraseable Programmable Read Only Memory) untuk memori program

® 128 byte internal RAM untuk memori data

® 128 byte Register khusus (SFR)

® 4 buah port I/O yang masing-masing terdiri dari 8 bit, sifatnya dua arah, setiap bit dapat dialamati

® 2 buah timer/counter 16 bit

® 2 buah Interupsi

® Sebuah port serial full duplex, yaitu port 3

® Bekerja pada frekuensi 0-12 MHz, dengan osilator internal

® Mempunyai fasilitas penguncian program untuk menghindari terjadinya pembajakan program

Sumber : materi kuliah mikrokontroler By Naskan.S.Kom

Copyright © sharing n berbagi - Blogger Theme by BloggerThemes